Bikin Kaget Warga! Segini Dikitnya Bantuan Aspal Khofifah untuk Jalan Rusak di Sumenep

Redaksi Beritata
14 Okt 2026 13:21
1 menit membaca

BERITATA, Sumenep – Maraknya titik kerusakan dan lubang di sepanjang ruas jalan provinsi di Kabupaten Sumenep memicu gelombang kritik dari masyarakat luas. Tanda tanya besar muncul pascakunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pantai Slopeng, di mana penyaluran bantuan aspal drum dari Pemerintah Provinsi Jatim diketahui hanya berjumlah sekitar satu setengah truk.  

Alokasi yang dinilai minim tersebut dinilai jauh dari kata cukup untuk menutup eskalasi kerusakan jalan yang tersebar di berbagai daerah di Sumenep. Publik pun mempertanyakan dasar kalkulasi teknis Pemprov Jatim dalam menentukan volume bantuan tersebut, agar tidak sekadar terkesan sebagai agenda seremonial semata.  

Sebab, penanganan jalan berlubang bukan sekadar persoalan estetika atau kenyamanan berkendara, melainkan menyangkut keselamatan jiwa pengguna jalan serta kelancaran urat nadi perekonomian daerah.  

Polemik kian memanas saat dikonfirmasi mengenai keberlanjutan program penambalan tersebut, pihak terkait justru berkilah bahwa alokasi sudah sesuai kebutuhan dan harus dibagi ke banyak kabupaten lain di Jawa Timur.  

Jawaban tersebut dinilai tidak menjawab substansi masalah tanpa adanya keterbukaan data mengenai panjang jalan provinsi yang rusak, titik prioritas penanganan, serta evaluasi riil di lapangan. Masyarakat Sumenep mendesak Pemprov Jatim untuk memberikan solusi konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan insidental yang tak sebanding dengan tingkat kerusakan di lapangan.