BeritaHukrimPemerintahanPeristiwa

BEM Sumenep Sambut Kapolres Baru: Tantangan Besar Menanti di Tengah Masalah yang Kian Menjadi

37
×

BEM Sumenep Sambut Kapolres Baru: Tantangan Besar Menanti di Tengah Masalah yang Kian Menjadi

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025 03 15 at 15.45.20

Sumenep, beritata.com – BEM Sumenep berikan atensi pada Kapolres baru. Sumenep yang dahulu dikenal dengan kedamaian dan kerukunannya, kini tengah dilanda berbagai permasalahan serius yang kian hari kian memprihatinkan.

Mulai dari tingginya kriminalitas, kekerasan seksual, rokok ilegal, tambang ilegal, narkoba, hingga tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat. Disamping itu, banyaknya kasus penyalahgunaan kekuasaan yang terkesan dibiarkan, membuat masyarakat semakin kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum di wilayah ini.

Dalam hal ini Moh. Syauqi selaku koordinator BEM Sumenep mengungkapkan bahwa tantangan besar akan menanti Kapolres yang baru dalam menjalankan tugasnya, mengingat kompleksitas masalah yang ada di Kabupaten Sumenep belum terselesaikan. Mengingat ketidakmampuan aparat keamanan sebelumnya dalam merespons masalah ini secara kongkrit.

“Kami tidak ingin hanya mendengar janji-janji manis.” Ungkapnya

Disamping itu dirinya juga menuntut kepada Kapolres yang baru adanya tindakan tegas, transparansi, dan komitmen untuk memastikan bahwa hukum di Sumenep ditegakkan tanpa pandang bulu. Ketika banyak pelaku kriminal berkeliaran bebas tanpa sanksi yang jelas, itu adalah bukti kegagalan sistem keamanan yang ada.

“Kapolres yang baru harus segera memberikan bukti nyata bahwa dirinya mampu mengambil langkah konkrit untuk mengembalikan rasa kepercayaan bagi masyarakat Sumenep,” Tegasnya.

Keberadaan Kapolres baru diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat Sumenep. Pihaknya juga menyampaikan pihaknya siap berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam mendukung setiap program kerja yang bertujuan untuk menciptakan Sumenep yang lebih aman dan kondusif. Karenanya, peran mahasiswa sangat penting dalam menjaga ketertiban umum dan mendukung upaya-upaya preventif yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Gerbong mutasi di tubuh Polda Jawa Timur (Jatim) kembali bergerak. Sebanyak 12 perwira tinggi dan menengah mendapat rotasi jabatan, termasuk Kapolda Jatim. Mutasi ini tertuang dalam enam surat telegram yang diterbitkan pada 12 Maret 2025.

Mutasi yang terjadi di Polda Jatim tak hanya menyasar jajaran pejabat utama, tetapi juga di tingkat Kapolres. Sejumlah perwira mengalami rotasi jabatan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

Salah satunya Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. akan pindah sebagai Kapolres Ngajuk Jawa Timur, dan Kapolres Sumenep akan digantikan AKBP Rivanda, S.I.K yang sebelumnya sebagai Kapolres Tanggamus Provinsi Lampung.(***)