BeritaPeristiwa

Santuni 2.000 Anak Yatim, Bani Insan Peduli: Ini Bukan Sekadar Acara, Ini Ikhtiar Menuju Surga

136
×

Santuni 2.000 Anak Yatim, Bani Insan Peduli: Ini Bukan Sekadar Acara, Ini Ikhtiar Menuju Surga

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 02 15 at 16.15 tile

Sumenep, beritata.com – Yayasan Bani Insan Peduli kembali menggelar kegiatan sosial berskala besar dengan menyantuni 2.000 anak yatim dalam satu rangkaian acara penuh makna. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Sumenep dan dihadiri sejumlah tokoh, donatur, serta tamu undangan.

Founder Yayasan Bani Insan Peduli dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremoni belaka, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan diperluas.

“Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Angka 2.000 ini bukan sekadar statistik, tapi 2.000 harapan yang harus kita jaga bersama agar tetap menyala,” ujar perwakilan dari Yayasan Bani Insan Peduli dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bang Bani—sapaan akrabnya—mengajak seluruh donatur dan tamu undangan untuk merenungi sebuah hadits masyhur tentang keutamaan menyantuni anak yatim. Sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya secara berdampingan, ia menyampaikan pesan yang menggetarkan hati para hadirin.

“Rasulullah SAW pernah bersabda, ‘Aku dan orang yang mengasuh anak yatim di surga seperti ini’, seraya beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Inilah visi besar kita hari ini. Kita tidak hanya memberi santunan, kita sedang mengantre untuk berdiri berdampingan dengan Baginda Nabi di surga nanti,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Road Show Goes To Sumenep berupa sepeda santai bersama Bupati Sumenep dan Yayasan Makarimul Akhlaq. Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam membangun kepedulian bersama.

Tak hanya itu, panitia juga menggelar pengobatan gratis yang bekerja sama dengan Klinik As Salamah. Layanan kesehatan ini disambut antusias masyarakat, terutama kalangan dhuafa yang membutuhkan pemeriksaan dan konsultasi medis tanpa biaya.

Pada hari yang sama, pukul 15.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan acara “ngopi santai” bersama 1.000 tukang becak, abang gojek, dan tukang sapu. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat, sekaligus bentuk penghargaan kepada para pejuang nafkah yang setiap hari bekerja di jalanan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Yayasan Bani Insan Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui gerakan kolektif yang menguatkan solidaritas sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.(***)