SUMENEP – Dalam rangka memperingati Hari Bidan Sedunia 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui dukungan terhadap profesi bidan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menilai bidan memiliki posisi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan karena berperan langsung mendampingi masyarakat mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan pasca melahirkan.
Ia menyebut profesi bidan bukan sekadar tenaga medis, melainkan sosok penting yang menghadirkan rasa aman dan harapan bagi keluarga.
“Bidan memiliki peran luar biasa dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi. Mereka hadir dengan dedikasi dan ketulusan dalam setiap proses pelayanan kesehatan,” kata dr. Erliyati.
Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan saat ini menuntut tenaga bidan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
RSUD Sumenep, lanjut dia, akan terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk penguatan pelayanan maternal dan neonatal di lingkungan rumah sakit.
Selain itu, dr. Erliyati juga mengajak masyarakat untuk memberikan penghargaan terhadap profesi bidan yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kesehatan generasi bangsa.
“Pengabdian bidan bukan hanya soal pelayanan medis, tetapi juga tentang kemanusiaan dan kepedulian terhadap masa depan keluarga Indonesia,” ungkapnya.
Peringatan Hari Bidan Sedunia tahun ini menjadi momentum refleksi atas pentingnya peran tenaga kesehatan dalam menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera.












