SUMENEP — Upaya memperluas inklusi keuangan berbasis syariah terus diperkuat PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda. Kali ini, bank milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut meluncurkan program pembiayaan kendaraan bermotor tanpa uang muka (DP 0 persen) sebagai solusi praktis bagi masyarakat.
Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, sekaligus memberikan alternatif pembiayaan yang ringan, cepat, dan tetap sesuai prinsip syariah.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk adaptasi terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang benar-benar memudahkan. Tanpa DP, proses lebih sederhana, dan angsuran tetap terjangkau. Ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Tidak hanya menawarkan kemudahan di awal, program ini juga dilengkapi dengan proses pengajuan yang efisien serta pencairan yang relatif cepat. Hal ini diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis bagi calon nasabah.
Menurut Fajar, kepemilikan kendaraan saat ini tidak lagi sekadar kebutuhan sekunder, melainkan menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
“Kendaraan bisa menjadi alat produktif. Dengan akses yang lebih mudah, kami berharap masyarakat bisa meningkatkan aktivitas usaha dan pendapatan,” jelasnya.
Lebih jauh, program ini juga menjadi bagian dari strategi BPRS Bhakti Sumekar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perluasan akses pembiayaan formal berbasis syariah.
Meski demikian, pihak bank tetap mengingatkan pentingnya perencanaan keuangan yang matang sebelum mengambil pembiayaan.
“Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian. Masyarakat tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan finansial agar pembiayaan tidak menjadi beban,” tegasnya.
Program kredit motor tanpa DP ini dapat diakses melalui seluruh kantor cabang BPRS Bhakti Sumekar, dengan persyaratan yang tetap mengacu pada ketentuan syariah.
Dengan hadirnya program ini, BPRS Bhakti Sumekar optimistis dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.












