Tabungan Pelajar BPRS Bhakti Sumekar Sukses Hipnotis Siswa di Kepulauan Kangean.BERITATA, Sumenep – Jarak geografis dan lautan ternyata bukan penghalang untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini. Program Simpanan Pelajar (SIMPEL) milik PT. BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terbukti sukses besar hingga ke wilayah kepulauan. Di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, total dana tabungan pelajar yang berhasil dihimpun melalui program ini secara fantastis telah menyentuh angka sekitar Rp500 juta hingga April 2026. Capaian luar biasa ini menjadi bukti nyata melejitnya kesadaran menabung sekaligus keberhasilan edukasi literasi keuangan syariah bagi generasi muda di pulau seberang.
Melesatnya pertumbuhan tabungan pelajar di Kangean ini dipicu oleh semakin agresifnya sekolah-sekolah lokal yang menjalin kemitraan dengan BPRS Bhakti Sumekar melalui produk SIMPEL. Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa, Rahmat Hidayat, mengungkapkan bahwa progres di lapangan menunjukkan tren yang sangat positif dengan bertambahnya lembaga pendidikan yang bergabung. Layanan di wilayah Kangean sendiri sengaja dirancang fleksibel melalui dua mekanisme, yakni secara perorangan (individual) maupun secara kolektif difasilitasi pihak sekolah. Untuk sistem kolektif, guru membantu mengumpulkan uang siswa, lalu petugas bank akan datang menjemput setoran secara berkala setiap seminggu sekali.
Strategi jemput bola ini dinilai menjadi solusi paling ampuh bagi masyarakat kepulauan. Dengan kondisi wilayah Kangean yang terpisah-pisah, para siswa kini tidak perlu lagi repot-repot menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang hanya untuk menyetor uang recehan mereka. Demi memperluas dampak positif ini, pihak cabang Arjasa menegaskan akan terus bergerak meluaskan jaringan kerja sama ke sekolah-sekolah lain yang belum terjangkau di pelosok Kangean.
Sebagai informasi, produk SIMPEL merupakan tabungan yang dikhususkan bagi pelajar mulai dari PAUD hingga tingkat SMA. Daya tarik utama produk ini terletak pada berbagai kemudahan yang ditawarkan, seperti setoran awal yang sangat murah hanya Rp10 ribu, bebas dari potongan biaya administrasi bulanan, mendapatkan bonus tabungan langsung ke rekening, serta didukung fasilitas antar-jemput tabungan. Untuk membuka rekening pun sangat mudah, siswa cukup mengisi formulir, menyiapkan uang Rp10 ribu, dan melampirkan identitas keluarga seperti kartu keluarga atau akta kelahiran.
Di tempat terpisah, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa penguatan program bertajuk ‘BBS Sekolah’ merupakan salah satu strategi andalan perusahaan dalam menguasai literasi keuangan syariah di dunia pendidikan. Dengan modal kekuatan 31 kantor cabang dan kantor kas yang tersebar, ia mematok target besar agar sedikitnya ada 90 sekolah yang aktif menggunakan layanan BBS Sekolah hingga akhir tahun 2026 nanti. Pihak manajemen optimis target itu sangat realistis tercapai karena setiap jaringan kantor diwajibkan menggaet minimal tiga sekolah baru per tahun, di samping terus mengoptimalkan pendampingan lapangan serta pemanfaatan platform digital BBS Mobile.