SMSI Sumenep Gebrak Raker 2027, Siapkan Strategi Khusus Bawa Media Lokal Tembus Pasar Nasional.BERITATA, Sumenep – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep mulai memasang target tinggi dalam menatap industri pers digital. Memasuki agenda kerja 2027, SMSI Sumenep mendorong media lokal tidak hanya jago kandang, tetapi mampu menembus ceruk pasar nasional melalui penguatan teknologi informasi (IT).
Semangat besar tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) SMSI Sumenep 2027 bertajuk “Menembus Pasar IT: Media Lokal Go Nasional” yang dibuka di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.
Agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala DPMD Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, Sekretaris Diskominfo Sumenep Hery Kushendrawan, pimpinan organisasi pers, serta jajaran pengurus dan anggota SMSI Sumenep.
Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa raker ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan strategi adaptif dalam menghadapi disrupsi teknologi media modern.
Menurut Wahyudi, SMSI akan terus mengawal pembangunan daerah dengan menyajikan berita konstruktif dan edukatif. Namun, ia menggarisbawahi bahwa fungsi kontrol sosial melalui kritik tajam yang membangun tetap menjadi ruh utama pers.
“Media harus ikut mendorong pembangunan Kabupaten Sumenep dengan informasi yang positif. Tetapi kritik dan masukan tetap harus dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan,” tegas Wahyudi.
Langkah maju SMSI ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Diskominfo Sumenep, Hery Kushendrawan, yang menilai sinergi antara Pemkab dan media siber sangat penting guna membangun ekosistem informasi daerah yang sehat dan berimbang.
Senada dengan hal itu, Kepala DPMD Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka antara OPD dan jurnalis agar tidak terjadi sumbatan informasi yang berpotensi memicu simpang siur opini publik.
Menariknya, di sela-sela forum tersebut, Dzulkarnain juga membocorkan kejutan terkait persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 di Kabupaten Sumenep yang bakal mengadopsi sistem pemungutan suara elektronik (e-Voting).
Skema e-Voting ini sengaja disiapkan bukan hanya demi efisiensi dan transparansi, melainkan juga sebagai langkah taktis meredam risiko gesekan sosial antarpendukung di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi secara matang.