Hadiri Tatorbangan Ritual Culture 2026, Bupati Sumenep Dorong Pemuda Pelihara Warisan Leluhur

Redaksi Beritata
13 Sep 2026 08:41
2 menit membaca

BERITATA, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memberikan komitmen nyata dalam merawat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas wilayahnya. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri agenda kebudayaan bertajuk Tatorbangan Ritual Culture 2026 yang berlangsung meriah di Balai Desa Torbang, Kecamatan Batuan, pada Sabtu (12/9/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa (Pemdes) dan seluruh elemen masyarakat Desa Torbang yang konsisten menjaga eksistensi adat istiadat leluhur. Menurutnya, gelaran budaya seperti Ritual Tatorbangan memiliki peran ganda yang sangat strategis bagi keberlanjutan tatanan sosial masyarakat.

“Tradisi seperti Ritual Tatorbangan ini bukan sekadar bentuk penghormatan kepada leluhur, melainkan juga sarana mempererat kebersamaan warga serta mengedukasi generasi muda tentang identitas budayanya,” ujar Bupati di sela-sela acara.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan budaya. Di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi, anak-anak muda diharapkan mampu mengambil peran aktif agar nilai-nilai kearifan lokal tidak pudar ditelan zaman. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan selalu berada di barisan terdepan untuk mendukung penuh setiap gerakan kebudayaan yang berdampak positif pada penguatan karakter dan identitas daerah.

Suasana prosesi adat semakin khidmat saat dilakukan penyerahan simbolis berupa air suci dan hasil bumi dari enam dusun di Desa Torbang kepada Bupati Sumenep dan Kepala Desa Torbang. Momen ini menjadi penanda kuat eratnya sinergi antara pemerintah daerah, pemdes, dan masyarakat dalam menjaga tradisi serta mendorong kemajuan desa secara bersama-sama.