Rabu, 24 Jun 2026

Segarkan Struktur Organisasi, Inilah Deretan Nama Pejabat Baru Pemkab Sumenep yang Resmi Dilantik

Redaksi Beritata
24 Jun 2026 12:08
2 menit membaca

BERITATA, Sumenep – Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menggenjot performa dan efektivitas roda birokrasi daerah. Guna memastikan program-program prioritas berjalan lebih responsif dan adaptif, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., resmi memimpin prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah setempat.

Agenda penyegaran organisasi yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan langsung di Rumah Dinas Bupati Sumenep pada Selasa (23/06/2026) malam. Rotasi posisi ini ditujukan sebagai bentuk penguatan kapasitas kelembagaan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks.

fa09dc1f b481 471b 952b fa6d76e0d171

Beberapa pejabat strategis yang kini resmi mengemban amanah baru di lingkungan Pemkab Sumenep di antaranya adalah:

  •  Achmad Dzulkarnain, menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
  • Wahyu Kurniawan Pribadi, dipercaya menduduki posisi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
  • Didik Wahyudi, menempati posisi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
  • Laili Nur Maulidy, resmi mengemban tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengingatkan bahwa pergeseran posisi dalam struktur birokrasi merupakan hal yang lumrah demi penyegaran organisasi. Namun, dirinya menekankan bahwa setiap jabatan baru membawa konsekuensi serta tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat.

“Saya percaya bahwa saudara-saudara sekalian akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” tutur Bupati Fauzi di hadapan jajaran pejabat yang dilantik.

Bupati juga menyelipkan pesan mendalam bahwa jabatan bukanlah sebuah fasilitas, melainkan amanah yang kelak harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, hingga Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima mutlak menjadi standar utama kerja.

Menutup jalannya pelantikan yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah tersebut, Bupati Fauzi menantang para pejabat baru untuk segera tancap gas tanpa terjebak dalam ego sektoral. Komunikasi dua arah dan kolaborasi lintas sektor dinilai sebagai kunci utama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep.

x
x